Posted on March 7, 2017 by duniakeris Istilah PAMOR Keris Tombak dan Tosan Aji lainnya mengandung dua pengertian. Yang pertama, ialah menunjuk gambaran tertentu berupa garis, lengkungan, lingkaran, noda, titik, atau belang-belang yang tampak pada permukaan bilah keris, tombak, dan tosan aji lain. Pamor ialah corak garisan, bulatan, lekukan, hirisan, picitan atau bintik yang terbentuk pada bilah mata keris. Corak ini terjadi akibat daripada campuran beberapa jenis besi pamor yang ditempa dan dilipat berkali-kali semasa proses penempaan. Pamor terbentuk apabilah besi yang mempunyai bahan nikel dilebur dan dicampur bersama besi lain. Terdapat bermacam-macam nama atau jenis motif ukiran pada keris. Masing-masing memiliki maknanya sendiri dan dibuat berdasarkan berbagai faktor di atas. Pendok memiliki ukiran yang berbeda-beda motifnya. Motif ukiran yang biasa digunakan pada keris gaya Surakarta mengutamakan tema-tema tentang fauna sedangkan keris dengan gaya Yogyakarta Biasanya, jenis kain batik ini akan kamu temukan saat kegiatan abang none dan di acara pameran kebudayaan Jakarta. Sumber: goodnewsfromindonesia.id 9. Model Batik Truntum. Truntum merupakan motif batik Solo yang berasal dari kata 'taruntum' berarti bersemi kembali dan maknanya berkembang menjadi kasih sayang. Dalam nama-nama pamor keris, ilustrasi Pamor Badaela Pamor Badaela termasuk pamor tiban yang terletak di bagian sor-soran. Pamor ini dianggap kurang baik untuk dimiliki karena dapat menyebabkan pemiliknya sering mengalami nasib sial sehingga sering dilarung ke sungai oleh pemiliknya. 5. Pamor Batu Lapak seKsA.

jenis jenis pamor keris dan maknanya